Nama penyakit baru ini telah menjangkiti daerahku, sesuai dengan namanya (Sindrom Kecanduan Google).

Cerita awalnya begini ..

Aku sekarang bekerja sebagai dealer motor di desa Limampoccoe Kab. Maros Prop. Sulawesi selatan, di daerahku yang termasuk terpencil karena tidak ada hiburan sama sekali. Jadi hiburanku cuma browsing Google lewat GPRS aja (terima kasih Telkomsel Flash…), tetangga gw sering heran karna gw selaluuuuuuu pelototin tuh HP, aku bilang aja aku lagi internet untuk cari informasi dan menambah pengetahuanku…., trus dia bilang..”emang bisa tambah pintar lewat HP???”, trus aku ajarkan bagaimana mengaktifkan GPRS/MMS, dan menggunakan Google sebagai mesin pencari informasi tentang apa aja yang ingin dia ketahui. Lucunya…karna tetangga gw seorang penjual ayam potong, hal yang pertama dia ingin ketahui adalah berapa harga ayam potong di Internet………:), sedangkan yang lain lagi….mo nonton film bokep di internet (ehhmmm….). Awalnya cuma 2 orang yang meminta agar GPRS/MMS diaktifkan, dan telah mengerti cara penggunaan Google. Lama kelamaan…tambah banyak yang datang ke rumah untuk diajarkan cara maen internet, sering ada orang yang gw gak kenal sama sekali datang untuk minta diajar. Yaaa…gw layanin aja.., lagian berbagi pengetahuan kepada orang lain adalah hal yang mulia menurut gw….

Segala hal termasuk teknologi dan internet seperti pisau di tangan anak kecil, klo pisau tersebut dia pergunakan untuk mengupas mangga maka pisau tersebut menjadi bermanfaat…, dan apabila pisau tersebut dia pergunakan untuk melukai diri sendiri ato orang lain maka pisau itu menjadi hal yang tidak bermanfaat. Internet menjadi sumber pengetahuan apabila kita mampu mengeksplorasikan secara maksimal…

that’s all……..happy googling